Pancasila sebagai Entitas dan Identitas Bangsa Indonesia

 



Gambar 1. Poster pancasila sebagai entitas dan identitas bangsa Indonesia (sumber: penulis)

Topik 4 Pancasila sebagai Entitas dan Identitas Bangsa Indonesia

Entitas berarti sesuatu yang ada atau memiliki wujud baik fisik maupun non fisik. Pancasila sebagai entitas bangsa Indonesia merupakan ideologi bangsa Indonesia yang digali dari sosiokultural masyarakat Indonesia dan berusaha diamalkan dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia yang berwujud non fisik. Sedangkan Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia menjadi ciri yang membedakan antara dasar negara Indonesia dengan negara lain. Pancasila telah menjadi identitas nasional yang harus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan.

 

Kesimpulan

Ki Hajar Dewantara sebagai salah satu tokoh bangsa telah banyak memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, Ki Hajar Dewantara diberi gelar Bapak Pendidikan Nasional. Sumbangsih pemikiran yang beliau berikan masih relevan hingga saat ini dan menjadi pondasi kuat bagi sistem pendidikan nasional. Dasar-dasar pemikiran Ki Hajar Dewantara yang harus diingat bagi seorang pendidik adalah hakikat pendidikan yaitu “Pendidikan itu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.” Pemikiran Ki Hajar Dewantara banyak terinspirasi dan banyak mengambil motivasi dari nilai-nilai sosiokultural yang telah berkembang sejak lama di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Salah satunya tentang sistem among yang menurut Ki Hajar Dewantara "Sistem among menyokong kodrat alam anak-anak yang kita didik agar dapat mengembangkan hidupnya lahir dan batin." Dasar yang telah dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara yang berasal dari nilai-nilai sosiokultural tersebut telah menjadi identitas pendidikan bangsa Indonesia.

Nilai Pancasila telah menjadi identitas dan entitas bangsa Indonesia yang berwujud non fisik dan hidup dalam keseharian Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, nilai Pancasila harus dijaga dan dilestarikan dalam kehidupan bermasyarakat. Dasar-dasar Pendidikan yang telah digagas oleh Ki Hajar Dewantara dari nilai-nilai Pancasila yang berkembang di masyarakat berusaha diwujudkan dalam Profil Pelajar Pancasila yang diperkenalkan dalam Kurikulum Merdeka. Ada 6 nilai yang terdapat dalam Profil Pelajar Pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif. Proyek tersebut diharapkan dapat diaplikasikan oleh peserta didik dalam kesehariannya dan melibatkan peran aktif peserta didik dengan berbagai jenis keterampilan yang merupakan ciri dari Pendidikan Abad 21.


Catatan: Topik 4 Koneksi Antar Materi Mata Kuliah Filosofi Pendidikan Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Proyek Perubahan Tentang Pendidikan yang Berpihak dan Memerdekakan Peserta Didik dalam Pembelajaran Abad 21